AKU DAN SAHABAT KARIB
Suatu pagi aku terbangun dan terhenyak dari tempat tidur,aku baru
ingat ternyata aku mempunyai janji dengan temanku sejak kecil Rian
namanya.Setelah itu aku pun bersiap-siap dan segera bergegas pergi
kerumahnya,Rian pun terkejut ketika dia membukakan pintu,”kenapa sudah sampai
ini kan baru jam 8”.Aku balas menjawab,”hmm..tadi aku terburu-buru bangun tidur
bersiap-siap langsung kesini karena ingat ada janji untuk pergi denganmu hari
ini,jadi aku lupa tidak melihat jam dan lupa juga jam berapa seharusnya kita
bertemu hari ini”.”Seharusnya 1 jam lagi kita baru akan ketemu”,kata Rian.Aku
menimpali,”Oh ya karena terburu-buru aku jadi lupa ya...hehehe..sorry deh sorry
ya.”Ya tidak apa-apa kok aku memakluminya kamu kan emang dari dulu orangnya
pelupa belum bisa dirubah ya sifat pelupamu itu?”.”Ini bawaan dari kecil jadi
sulit untuk dihilangkan”.”Tak apalah toh aku suka kalo kamu lupa gitu mukamu
terlihat seperti orang bodoh yang kebingungan”.”Jadi aku hanya disuruh berdiri
saja disini gak disuruh masuk ya,pelit banget kamu!”.oh ya..silahkan masuk dan
duduk sahabatku tersayang”.”hmm..kita jadi pergi jam berapa”,kataku.”sekarang
saja gimana?tapi aku ganti baju dulu ya sebentar?”.OK..,tapi jangan lama
ya..?”.”sip”.
Setelah ganti baju Rian langsung
mengambil motornya digarasi setelah itu kami meluncur tapi sebelum ketempat
tujuan kami mapir sarapan dulu di sebuah cafe,selesai sarapan kami meluncur ke
toko buku untuk mencari tugas sekolah yang diberikan sebelum kami libur karena
kelas 3 UJIAN SEKOLAH. Terasa cukup dan puas membeli buku untuk keperluan
tugas,kami mampir sebentar ke mol untuk sekedar refreshing sebentar sebelum
akhirnya sibuk untuk mengerjakan tugas sekolah yang numpuk,kebetulan aku dan Rian
sama –sama suka belanja.”Yan kamu mau beli apa?”.”Aku lihat-lihat disana dulu
ya?”kata Rian.”oke”.
Setelah dirasa cukup kami
memutuskan pulang.keesokan harinya Rian datang kerumahku,”eh Rian ada apa
pagi-pagi datang keumahku,”begini may aku mau mengajakmu pergi kamu mau
tidak?”.”ya aku mau,memang kita mau kemana?”.”Ayo ikut saja
deganku”.”OKE”.Setelah sampai tempat tujuan,ternyata Rian mengajakku ke sebuah
taman.Disana kami bertukar cerita.Dan pada saat itu Rian berkata,”may
sebenarnya aku mau bicara penting kepadamu?”.”mau bicara apa?”.Begini may
sebenarnya aku mulai menyukaimu sejak kita duuk dibangku SMP,tapi karena aku
takut kalau aku mengungkapkannya kepadamu kamu akan menolaknya.hmm..dan ku juga
takut kalau kamu menerima cintaku nantinya jika kita sudah tidak berpacaran
lagi hubungan pertemanan kita akan pecah nantinya.gimana may menurutmu?apakah
kamu memiliki perasaan yang sama denganku/tidak?”.Begini Yan sebenarnya aku
mempunyai perasaan yang sama denganmu,tapi aku juga takut kalau pertemanan kita
akan hancur nantinya kalau kita sudah tidak berpacaran lagi”.”Menurutku begini
saja May,bagaimana kalau kita membuat kesepakatan saja,sekarang kita berpacaran
tapi jika kita putus kita masih tetap berteman kamu mau tidak?”.”OKE deh kalo
gitu aku setuju”.
Setelah itu kami pulang dengan
perasaan senang,aku selalu memikirkan Rian pagi,siang,dan malam,setelah sekitar
2 minggu tidak bertemu aku merasa sagat rindu padanya,aku pun memutuskan untuk
pergi kerumahnya.Setelah sampai di rumahnya ternyata Rian tak ada dirumahnya
rumahnya pun sepi tanpa seeorangpun dirumahnya,aku pun memutuskan untuk
pulang.Sesampainya di rumah aku menelpon Rian dan ternyata yang mengangkat
adalah ibunya dan aku bertanya kepada ibu Rian,”bu Riannya dimana kok tidak ada
dirumah,tadi aku kerumah gak ada orang?”
bersambung........