Minggu, 30 Oktober 2016

CERPENKU

AKU DAN SAHABAT KARIB

             Suatu pagi aku terbangun dan terhenyak dari tempat tidur,aku baru ingat ternyata aku mempunyai janji dengan temanku sejak kecil Rian namanya.Setelah itu aku pun bersiap-siap dan segera bergegas pergi kerumahnya,Rian pun terkejut ketika dia membukakan pintu,”kenapa sudah sampai ini kan baru jam 8”.Aku balas menjawab,”hmm..tadi aku terburu-buru bangun tidur bersiap-siap langsung kesini karena ingat ada janji untuk pergi denganmu hari ini,jadi aku lupa tidak melihat jam dan lupa juga jam berapa seharusnya kita bertemu hari ini”.”Seharusnya 1 jam lagi kita baru akan ketemu”,kata Rian.Aku menimpali,”Oh ya karena terburu-buru aku jadi lupa ya...hehehe..sorry deh sorry ya.”Ya tidak apa-apa kok aku memakluminya kamu kan emang dari dulu orangnya pelupa belum bisa dirubah ya sifat pelupamu itu?”.”Ini bawaan dari kecil jadi sulit untuk dihilangkan”.”Tak apalah toh aku suka kalo kamu lupa gitu mukamu terlihat seperti orang bodoh yang kebingungan”.”Jadi aku hanya disuruh berdiri saja disini gak disuruh masuk ya,pelit banget kamu!”.oh ya..silahkan masuk dan duduk sahabatku tersayang”.”hmm..kita jadi pergi jam berapa”,kataku.”sekarang saja gimana?tapi aku ganti baju dulu ya sebentar?”.OK..,tapi jangan lama ya..?”.”sip”.
             Setelah ganti baju Rian langsung mengambil motornya digarasi setelah itu kami meluncur tapi sebelum ketempat tujuan kami mapir sarapan dulu di sebuah cafe,selesai sarapan kami meluncur ke toko buku untuk mencari tugas sekolah yang diberikan sebelum kami libur karena kelas 3 UJIAN SEKOLAH. Terasa cukup dan puas membeli buku untuk keperluan tugas,kami mampir sebentar ke mol untuk sekedar refreshing sebentar sebelum akhirnya sibuk untuk mengerjakan tugas sekolah yang numpuk,kebetulan aku dan Rian sama –sama suka belanja.”Yan kamu mau beli apa?”.”Aku lihat-lihat disana dulu ya?”kata Rian.”oke”.
            Setelah dirasa cukup kami memutuskan pulang.keesokan harinya Rian datang kerumahku,”eh Rian ada apa pagi-pagi datang keumahku,”begini may aku mau mengajakmu pergi kamu mau tidak?”.”ya aku mau,memang kita mau kemana?”.”Ayo ikut saja deganku”.”OKE”.Setelah sampai tempat tujuan,ternyata Rian mengajakku ke sebuah taman.Disana kami bertukar cerita.Dan pada saat itu Rian berkata,”may sebenarnya aku mau bicara penting kepadamu?”.”mau bicara apa?”.Begini may sebenarnya aku mulai menyukaimu sejak kita duuk dibangku SMP,tapi karena aku takut kalau aku mengungkapkannya kepadamu kamu akan menolaknya.hmm..dan ku juga takut kalau kamu menerima cintaku nantinya jika kita sudah tidak berpacaran lagi hubungan pertemanan kita akan pecah nantinya.gimana may menurutmu?apakah kamu memiliki perasaan yang sama denganku/tidak?”.Begini Yan sebenarnya aku mempunyai perasaan yang sama denganmu,tapi aku juga takut kalau pertemanan kita akan hancur nantinya kalau kita sudah tidak berpacaran lagi”.”Menurutku begini saja May,bagaimana kalau kita membuat kesepakatan saja,sekarang kita berpacaran tapi jika kita putus kita masih tetap berteman kamu mau tidak?”.”OKE deh kalo gitu aku setuju”.
          Setelah itu kami pulang dengan perasaan senang,aku selalu memikirkan Rian pagi,siang,dan malam,setelah sekitar 2 minggu tidak bertemu aku merasa sagat rindu padanya,aku pun memutuskan untuk pergi kerumahnya.Setelah sampai di rumahnya ternyata Rian tak ada dirumahnya rumahnya pun sepi tanpa seeorangpun dirumahnya,aku pun memutuskan untuk pulang.Sesampainya di rumah aku menelpon Rian dan ternyata yang mengangkat adalah ibunya dan aku bertanya kepada ibu Rian,”bu Riannya dimana kok tidak ada dirumah,tadi aku kerumah gak ada orang?”
bersambung........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar